Sebuah kalimat plesetan dari bahasa gaul jawa : Indonesia Pancen Oye, yang artinya kurang lebih Negara kita ini memang sebenarnya hebat. Karena Kebetulan penulis bukan orang yang memiliki pengetahuan bahasa Mandarin, maka jika menggunakan google translate, kalimat diatas ditulis menjadi ??????. Indonesia Pancen Houye.
Tak terasa, sebentar lagi akan tiba masanya waktu perayaan Tahun Baru Imlek bagi orang-orang yang merayakannya, yang jatuh pada tanggal 3 Februari 2011. Tahun Baru Imlek, atau sering juga disebut Tahun Lunar, memiliki makna sakral bagi bangsa China pada khususnya. Kemeriahan perayaan tahun baru Imlek di Indonesia, tak kalah menarik dan serunya dibandingkan dengan negara asal tahun baru Lunar tersebut, China. Mungkin karena begitu dekatnya bangsa China dengan Indonesia, yang dimana kulture China telah merangsek begitu dalam dan telah menjadi bagian dari Kulture Budaya Asli Indonesia.
indonesia pancen houye
Tahun baru Imlek ternyata juga dirayakan oleh kaum Muslim China di Indonesia. Ini menunjukkan betapa Kaum Muslim China begitu menghargai budaya leluhurnya. Sebagai bangsa besar, kita juga seharusnya meniru langkah para kaum muslim china tersebut, yaitu menghargai budaya dan menghormati tradisi leluhur. Seperti pepatah mengatakan : Bangsa Yang Besar adalah Bangsa yang menghargai Budayanya.
Apalagi dengan semakin merangseknya budanya Luar yang notebonenya tidak sesuai dengan budaya ketimuran kita. Kita lihat, bentuk komsumerisme dan budaya kapitalisme yang di bawa dari dunia Barat, telah meracuni pikiran masyarakat kita. Padahal, sebenarnya budaya ketimuran kita lebih tinggi dan bermartabat dibandingkan budaya luar tersebut.
Bangsa China, sebagai bangsa Timur, mampu menjaga dan menghargai budaya leluhur mereka. Ini bisa dipakai sebagai barometer bagi kita untuk tetap mempertahankan budaya yang kita miliki.
Itulah sekelumit pandangan penulis tentang Tahun Baru Imlek, China dan Indonesia. Selamat hari Raya Imlek 2562 tahun saka . Dan jangan lupa : Indonesia Pancen Houye.